25.000 Karpet Hijau di Masjid Nabawi Dilengkapi Chip, Ini Fungsi Teknologi RFID
- byNaswa
- 18 Agustus 2026
CERITABAITULLAH - Kalau sedang berada di Masjid Nabawi, salah satu hal yang mungkin terasa begitu sederhana adalah karpet tempat kita duduk dan salat. Karpet hijau yang terbentang luas di area Masjid Nabawi memang terlihat seperti bagian biasa dari fasilitas masjid. Tapi ternyata, karpet-karpet tersebut dikelola dengan teknologi yang cukup canggih.
Lebih dari 25.000 karpet yang digunakan di Masjid Nabawi dilengkapi dengan chip RFID (Radio Frequency Identification). Teknologi ini membantu pengelola mengetahui berbagai informasi mengenai setiap karpet, mulai dari lokasi hingga riwayat perawatannya. Menariknya lagi, perawatan karpet di masjid yang setiap harinya dipadati jemaah dari berbagai negara ini juga dilakukan dengan standar yang sangat ketat.
Lantas, bagaimana sebenarnya teknologi tersebut bekerja?
Setiap Karpet Punya Identitas Digital
Bayangkan kalau ada puluhan ribu karpet yang harus dipindahkan, dibersihkan, dicuci, kemudian dikembalikan lagi ke lokasi yang tepat. Tanpa sistem pencatatan yang rapi, tentu akan cukup sulit untuk mengontrol semuanya.
Karena itu, setiap karpet di Masjid Nabawi dilengkapi chip elektronik yang dapat dibaca menggunakan teknologi RFID. Chip tersebut terhubung dengan sistem elektronik yang menyimpan berbagai informasi mengenai karpet.
Informasi yang dapat dilacak antara lain:
- tanggal pembuatan karpet,
- lokasi karpet,
- riwayat penggunaan,
- jadwal atau tanggal pencucian,
- hingga pergerakan karpet di area Masjid Nabawi dan halamannya.
Dengan begitu, pengelola bisa mengetahui keberadaan dan kondisi karpet dengan lebih teratur. Sistem ini juga membantu memastikan karpet yang sudah menjalani proses pencucian atau perawatan dapat kembali ke lokasi yang sesuai.
Jadi, chip RFID tersebut bukan sekadar teknologi untuk melacak posisi karpet, tetapi menjadi bagian dari sistem pengelolaan dan perawatan fasilitas Masjid Nabawi.
Bukan Cuma Canggih, Karpetnya Juga Dibuat Khusus
Teknologi RFID bukan satu-satunya hal menarik dari karpet Masjid Nabawi. Karpet yang digunakan juga memiliki spesifikasi khusus untuk menghadapi aktivitas jemaah yang sangat tinggi setiap harinya.
Menurut Saudi Press Agency, karpet tersebut memiliki ketebalan sekitar 16 milimeter dan dibuat dengan konstruksi yang kuat serta tahan lama. Karakteristiknya juga dirancang agar tetap nyaman digunakan meskipun harus menghadapi intensitas penggunaan yang tinggi.
Makanya, nggak heran kalau banyak jemaah merasa karpet Masjid Nabawi terasa empuk dan nyaman ketika digunakan untuk salat atau duduk beribadah. Apalagi, jumlah jemaah yang datang ke Masjid Nabawi bisa sangat besar, terutama pada musim haji, Ramadan, dan waktu-waktu dengan tingkat kunjungan tinggi.
Pada 2026 sendiri, Otoritas Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi kembali menyiapkan 25.000 karpet untuk mendukung kenyamanan jemaah yang datang ke Masjid Nabawi.
Karpet Dibersihkan dan Dirawat Setiap Hari
Punya puluhan ribu karpet tentu berarti pekerjaan perawatannya juga nggak sedikit. Pengelola Masjid Nabawi melakukan pembersihan secara rutin untuk menjaga karpet tetap bersih dan nyaman digunakan jemaah.
Dalam laporan SPA, karpet-karpet tersebut dibersihkan dengan penyedot debu tiga kali sehari. Selain itu, lebih dari 1.600 liter disinfektan digunakan setiap hari untuk proses sterilisasi, sementara lebih dari 200 liter pewangi digunakan untuk menjaga aroma di area masjid.
Bukan hanya itu. Sekitar 150 karpet dicuci setiap harinya sebagai bagian dari perawatan rutin. Angka tersebut menunjukkan bahwa menjaga kenyamanan jemaah di Masjid Nabawi bukan pekerjaan sederhana. Ada sistem operasional yang berjalan terus-menerus di balik suasana masjid yang bersih dan nyaman.
Kenapa Karpet Masjid Nabawi Harus Dirawat Sedetail Itu?
Coba bayangkan berapa banyak orang yang menggunakan karpet Masjid Nabawi setiap hari. Jemaah datang dari berbagai negara untuk salat, membaca Al-Qur'an, berdzikir, hingga beristirahat sejenak di dalam masjid. Karena itu, kebersihan dan kondisi karpet menjadi bagian penting dari pelayanan kepada para jemaah.
Otoritas Masjid Nabawi juga tidak hanya memperhatikan kebersihan, tetapi memastikan karpet tetap memiliki kualitas yang baik meskipun digunakan dalam jumlah besar dan berulang kali. SPA menyebut karpet tersebut memiliki karakteristik berupa ketebalan, daya tahan, anyaman yang padat, serta warna yang mampu bertahan meski mengalami pencucian berulang. Dengan kata lain, kenyamanan yang dirasakan jemaah ternyata didukung oleh sistem perawatan yang cukup kompleks.
Teknologi Modern di Tempat yang Penuh Nilai Spiritual
Penggunaan RFID pada karpet Masjid Nabawi menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi modern digunakan untuk mendukung pelayanan di tempat suci. Di satu sisi, Masjid Nabawi merupakan tempat yang sangat erat dengan sejarah Rasulullah SAW.
Di sisi lain, jutaan jemaah yang datang membutuhkan fasilitas yang mampu mengikuti kebutuhan zaman. Karena itu, teknologi seperti RFID digunakan bukan untuk mengubah sisi spiritual masjid, tetapi untuk membantu pengelola menjaga kebersihan, ketertiban, efisiensi, dan kenyamanan jemaah. Hal serupa juga terlihat dari berbagai layanan digital dan sistem pengelolaan modern lainnya yang diterapkan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Pada 2026, misalnya, otoritas juga menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung jemaah, termasuk jalur pengaturan pergerakan, layanan informasi multibahasa, fasilitas air Zamzam, hingga berbagai sistem pelayanan digital.
Baca Juga: Takut Nyasar di Makkah? Arab Saudi Kini Punya Aplikasi Hudhud untuk Bantu Jamaah Umrah
Saatnya Menjadi Tamu di Kota Nabi SAW
Menyaksikan langsung bagaimana Masjid Nabawi dikelola dengan begitu detail tentu menjadi pengalaman yang berbeda. Bukan hanya melihat keindahan masjidnya, tetapi juga merasakan langsung suasana beribadah di tempat yang begitu istimewa.
Kalau Sahabat sedang merencanakan perjalanan ke Tanah Suci, Baitullah.co.id bisa membantu menemukan berbagai pilihan paket umrah dari travel yang terpercaya. Mulai dari pilihan hotel, maskapai, durasi perjalanan, hingga fasilitas lainnya bisa Sahabat sesuaikan dengan kebutuhan. Siapa tahu, karpet hijau yang selama ini hanya Sahabat lihat dari foto dan video, suatu hari bisa menjadi tempat Sahabat bersujud langsung di Masjid Nabawi.





.jpg)


