Cerita Baitullah Kumpulan artikel-artikel islami untuk kamu baca dan menambah wawasan dalam mengenal islam.

Doa untuk Orang Umroh: Arab, Latin, Arti dan Doa Agar Umroh Mabrur

Ilustrasi seorang berdoa untuk orang yang umroh, sumber: Freepik

CERITABAITULLAH - Ketika ada keluarga, sahabat, atau orang terdekat yang akan berangkat umroh, biasanya kita ikut merasa bahagia. Tak jarang, kita juga mengantarkan mereka dengan ucapan dan doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar serta ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Begitu juga ketika mereka pulang dari Tanah Suci. Selain menyambut kepulangan jamaah, kita bisa mendoakan agar seluruh ibadah yang telah dilakukan diterima dan membawa kebaikan dalam kehidupannya.

Lalu, apa saja doa untuk orang yang akan berangkat atau pulang umroh? Berikut beberapa doa lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.

 

Mengapa Kita Dianjurkan Mendoakan Sesama Muslim?

Berdoa bukan hanya dilakukan untuk diri sendiri. Dalam Islam, mendoakan sesama Muslim juga menjadi salah satu bentuk kebaikan dan kepedulian kepada saudara. Allah SWT berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu." (QS. Ghafir: 60)

Ketika kita mendoakan orang lain, termasuk mereka yang sedang atau akan menunaikan ibadah umroh, kita turut memohon kepada Allah agar mereka diberikan kemudahan, keselamatan, dan keberkahan. 

Rasulullah SAW juga mengajarkan pentingnya mencintai kebaikan untuk saudara sesama Muslim sebagaimana kita menginginkannya untuk diri sendiri. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian sehingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri."

Maka, mendoakan keluarga atau sahabat yang akan berangkat umroh bisa menjadi salah satu bentuk perhatian sekaligus cara mempererat tali persaudaraan.

 

Bolehkah Mendoakan Orang Umroh dengan Bahasa Sendiri?

Jawabannya, boleh.

Tidak semua doa harus diucapkan menggunakan bahasa Arab. Kita juga dapat memanjatkan doa menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa yang kita pahami. Yang terpenting adalah doa tersebut dipanjatkan dengan tulus dan berisi permohonan kebaikan kepada Allah SWT.

Misalnya, kamu bisa mengucapkan: "Semoga perjalanan umrohnya lancar, diberikan kesehatan, dimudahkan dalam beribadah, dan pulang membawa keberkahan." Namun, jika ingin menggunakan doa-doa yang diajarkan dalam hadits atau yang diriwayatkan oleh para ulama, berikut beberapa bacaannya.

 

Doa untuk Orang yang Akan Berangkat Umroh


1. Doa Memohon Bekal Takwa dan Kemudahan

Doa ini diriwayatkan dalam hadits dari Imam At-Tirmidzi dan dapat diucapkan kepada seseorang yang akan melakukan perjalanan, termasuk perjalanan umroh.

زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

Zawwadakallāhut taqwā, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumā kunta.

Artinya: "Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam jalan kebaikan di mana pun engkau berada."

Doa ini cocok diucapkan ketika melepas keluarga atau sahabat yang akan memulai perjalanan menuju Tanah Suci.

 

2. Doa untuk Orang yang Akan Melakukan Perjalanan

Selain doa di atas, terdapat pula doa yang dapat diucapkan ketika melepas seseorang yang hendak bepergian.

أَسْتَوْدِعُكَ اللَّهَ الَّذِي لَا تَضِيعُ وَدَائِعُهُ

Astaudi'ukallāhal ladzī lā tadhī'u wadāi'uhu.

Artinya: "Aku titipkan engkau kepada Allah yang tidak akan menyia-nyiakan titipan-Nya."

Doa ini menjadi bentuk harapan agar orang yang melakukan perjalanan selalu berada dalam penjagaan Allah SWT.

 

3. Doa untuk Orang yang Akan Berangkat Umroh Menurut Imam Al-Ghazali

Imam Al-Ghazali juga mengajarkan doa yang dapat diucapkan kepada seseorang yang akan melakukan perjalanan.

فِي حِفْظِ اللَّهِ وَكَنَفِهِ وَزَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَوَجَّهَكَ لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا كُنْتَ

Fī hifzhillāhi wa kanafihī wa zawwadakallāhut taqwā wa ghafara dzanbaka wa wajjahaka lil khairi aynamā kunta.

Artinya: "Semoga engkau selalu berada dalam penjagaan dan perlindungan Allah. Semoga Allah memberikan bekal ketakwaan kepadamu, mengampuni dosamu, dan mengarahkanmu kepada kebaikan di mana pun engkau berada."

Doa ini dapat menjadi ucapan ketika keluarga atau sahabat akan berangkat umroh.

Baca Juga: Setelah Salat, Doa Apa Saja yang Bisa Kita Panjatkan kepada Allah?

 

Doa untuk Orang yang Sedang Menjalankan Ibadah Umroh

Saat seseorang sedang berada di Tanah Suci, kita juga bisa mendoakan agar seluruh rangkaian ibadahnya diberikan kemudahan dan diterima oleh Allah SWT. Salah satu doa yang dapat dipanjatkan adalah memohon agar ibadah umrohnya menjadi umroh yang mabrur.

 

Apa Itu Umroh Mabrur?

Istilah mabrur berasal dari kata al-birr yang berkaitan dengan kebaikan. Umroh mabrur dapat dipahami sebagai umroh yang diterima oleh Allah SWT dan memberikan dampak kebaikan bagi orang yang menjalankannya.

Artinya, perjalanan umroh bukan hanya tentang menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. Namun, bagaimana ibadah tersebut membawa seseorang menjadi pribadi yang lebih baik setelah kembali ke kehidupan sehari-hari. Karena itu, banyak jamaah memanjatkan doa agar umroh yang dijalankan diterima oleh Allah SWT.

 

Doa Memohon Umroh yang Mabrur

اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا عُمْرَةً مَبْرُورَةً وَذَنْبًا مَغْفُورًا وَسَعْيًا مَشْكُورًا

Allāhummaj'alhā 'umratan mabrūratan wa dzanban maghfūran wa sa'yan masykūran.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah umroh ini sebagai umroh yang mabrur, dosa yang diampuni, dan sa'i yang diterima."

 

Selain itu, terdapat doa yang lebih lengkap untuk memohon agar ibadah haji dan umroh diterima oleh Allah SWT.

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجَّنَا حَجًّا مَبْرُوْرًا، وَعُمْرَتَنَا عُمْرَةً مَبْرُوْرَةً، وَسَعْيَنَا سَعْيًا مَشْكُوْرًا، وَذَنْبَنَا ذَنْبًا مَغْفُوْرًا، وَعَمَلَنَا عَمَلًا صَالِحًا مَقْبُوْلًا

Allāhummaj'al hajjanā hajjan mabrūran, wa 'umratanā 'umratan mabrūrah, wa sa'yanā sa'yan masykūran, wa dzanbanā dzanban maghfūran, wa 'amalanā 'amalan shālihan maqbūlan.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah haji kami sebagai haji yang mabrur, umroh kami sebagai umroh yang mabrur, sa'i kami sebagai sa'i yang diterima, dosa kami sebagai dosa yang diampuni, dan amal kami sebagai amal saleh yang diterima."

 

Doa Ketika Jamaah Pulang dari Umroh

Setelah jamaah kembali dari Tanah Suci, kita juga dapat mengucapkan doa sebagai bentuk harapan agar seluruh ibadah yang telah dilakukan diterima oleh Allah SWT. Salah satu doa yang diajarkan oleh Imam Al-Qalyubi adalah sebagai berikut.

تَقَبَّلَ اللَّهُ عُمْرَتَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَأَخْلَفَ عَلَيْكَ نَفَقَتَكَ

Taqabbalallāhu 'umrataka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa 'alaika nafaqataka.

Artinya: "Semoga Allah menerima umrohmu, mengampuni dosamu, dan mengganti biaya perjalananmu."

Doa tersebut bisa diucapkan ketika menyambut keluarga atau sahabat yang baru kembali dari perjalanan umroh.

 

Doa yang Bisa Diamalkan Jamaah Agar Tetap Istiqamah

Perjalanan umroh tentu tidak hanya selesai ketika jamaah pulang ke Tanah Air. Harapannya, pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci dapat membawa perubahan dan membuat seseorang semakin dekat kepada Allah SWT. Salah satu doa yang dapat diamalkan untuk memohon keteguhan hati adalah:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Yā muqallibal qulūbi tsabbit qalbī 'alā dīnik.

Artinya: "Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu."

Doa ini menjadi pengingat bahwa menjaga keistiqamahan setelah menjalankan ibadah adalah bagian dari perjalanan seorang Muslim.

 

Doa untuk Orang Umroh Bisa Menjadi Bentuk Perhatian

Melepas keluarga atau sahabat yang berangkat umroh tentu bukan hanya soal mengucapkan selamat jalan. Ada harapan agar mereka diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran selama perjalanan, serta kemudahan dalam menjalankan setiap rangkaian ibadah.

Begitu juga ketika mereka pulang. Kita dapat mendoakan agar ibadah yang telah dilakukan diterima oleh Allah SWT dan membawa perubahan yang baik dalam kehidupannya.

Baik menggunakan doa-doa yang berasal dari hadits, doa yang diajarkan para ulama, maupun menggunakan bahasa sendiri, yang terpenting adalah ketulusan ketika memohon kebaikan kepada Allah SWT.

Baca Juga: Cuma Scan QR Code di Masjidil Haram, Jemaah Bisa Akses Al-Qur’an, Doa, Zikir hingga Panduan Ibadah

 

Ingin Mulai Merencanakan Perjalanan Umroh?

Ketika mengantar atau menyambut seseorang yang pulang dari Tanah Suci, mungkin pernah terlintas juga di hati, "Kapan ya, aku bisa berangkat?" Keinginan untuk menjadi tamu Allah bisa dimulai dari mempersiapkan perjalanan sejak sekarang. Melalui Baitullah.co.id, kamu bisa mencari dan memilih berbagai paket umroh dari travel terpercaya sesuai kebutuhanmu.

Bagi yang membutuhkan kemudahan dalam mempersiapkan biaya perjalanan, Baitullah juga telah bekerja sama dengan BFI Syariah untuk pilihan pembiayaan. Masih bingung menentukan paket atau ingin konsultasi sebelum berangkat? Kamu juga bisa ngobrol langsung bersama Tanya Ummi melalui 08170077070.