Cerita Baitullah Kumpulan artikel-artikel islami untuk kamu baca dan menambah wawasan dalam mengenal islam.

7 Amalan di Bulan Ramadan yang Bisa Menambah Pahala

7 Amalan di Bulan Ramadan yang Bisa Menambah Pahala, Foto-Freepik

BAITULLAH.CO.ID – Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan dan rahmat dari Allah SWT. Pada bulan ramadhan ini, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Rasulullah ṣallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

"Jika datang bulan Ramadan, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu." (HR. Al-Bukhari & Muslim)

Namun, banyak orang yang menghabiskan Ramadan dengan bermalas-malasan. Padahal, ini adalah kesempatan emas untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya. Jangan sampai bulan penuh ampunan ini berlalu tanpa ada perubahan dalam ibadah kita.

Apa saja amalan yang bisa dilakukan untuk mendapatkan pahala berlipat di bulan Ramadan? Simak penjelasannya berikut ini!

Baca Juga: Wajib Praktik! 12 Cara Antimager Khatam Al-Qur’an di Ramadan

 

1. Makan Sahur

Sahur bukan sekadar makan sebelum puasa, tetapi juga amalan penuh keberkahan. Rasulullah ṣallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

“Makan sahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan." (HR. Al-Bukhari & Muslim)

Namun, masih banyak yang meninggalkan sahur dengan alasan malas atau tidak terbiasa. Padahal, sahur tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan energi untuk menjalani puasa dengan lebih kuat.

Solusinya? Bangunlah lebih awal dan siapkan sahur yang ringan namun bergizi. Jangan lupa niat karena Allah agar mendapat keberkahan.

 

2. Menyegerakan Berbuka Puasa dan Membaca Doa

Banyak yang masih menunda berbuka dengan alasan ingin lebih banyak beribadah. Padahal, Rasulullah ṣallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

"Manusia akan selalu berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka." (HR. Al-Bukhari & Muslim)

Berbuka puasa tepat waktu adalah sunnah yang membawa kebaikan. Jangan lupa membaca doa berbuka:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

"Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."

Siapkan kurma dan air putih sebagai menu berbuka seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah.

 

3. Qiyamul Lail dan Salat Tarawih

Ramadan adalah bulan terbaik untuk memperbanyak salat malam (qiyamul lail), terutama salat tarawih. Rasulullah ṣallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

"Barang siapa mengerjakan qiyam Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Al-Bukhari & Muslim)

Namun, banyak yang merasa malas atau hanya melakukannya di awal Ramadan saja.

Solusinya? Buat target untuk tetap konsisten, baik di masjid maupun di rumah. Ingat, pahala tarawih tidak bisa didapatkan di luar Ramadan!

 

4. Memperbanyak Membaca Al-Qur'an

Bulan Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an, maka memperbanyak membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an adalah amalan utama.

"Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya." (HR. Muslim)

Jangan hanya menargetkan khatam tanpa memahami maknanya. Coba sisihkan waktu untuk membaca dengan tadabbur agar lebih meresap ke dalam hati.

 

5. Bersedekah

Sedekah di bulan Ramadan bernilai lebih besar dibanding bulan lainnya. Rasulullah ṣallallāhu 'alayhi wa sallam adalah orang yang paling dermawan, dan lebih dermawan lagi saat Ramadan.

"Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadan." (HR. At-Tirmidzi)

Jika belum terbiasa bersedekah, mulailah dengan hal kecil seperti berbagi makanan berbuka atau memberi kepada fakir miskin. Tidak ada sedekah yang sia-sia di sisi Allah.


6. I’tikaf di Masjid

I’tikaf adalah amalan sunnah dengan berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah. Ini adalah kebiasaan Rasulullah ṣallallāhu 'alayhi wa sallam di 10 hari terakhir Ramadan.

"Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beri'tikaf pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan hingga beliau wafat." (HR. Al-Bukhari)

Tapi, banyak yang merasa sulit meninggalkan kesibukan duniawi untuk i’tikaf. Cobalah mengatur waktu dan niatkan minimal beberapa hari agar bisa merasakan nikmatnya fokus beribadah.

 

7.  Memperbanyak Doa dan Ibadah Sunnah

Ramadan adalah waktu terbaik untuk berdoa karena doa lebih mudah dikabulkan. Rasulullah ṣallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

"Tiga doa yang tidak akan tertolak: doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi." (HR. At-Tirmidzi)

Jangan sia-siakan kesempatan ini! Perbanyak doa, zikir, salat sunnah, dan amalan lainnya. Sebab, setiap ibadah akan dilipatgandakan pahalanya di bulan Ramadan.

 

Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah. Jangan biarkan Ramadan berlalu tanpa perubahan. Manfaatkan waktu sebaik-baiknya dengan memperbanyak amalan yang membawa keberkahan.

اللهم بلغنا رمضان وبارك لنا فيه

"Ya Allah, sampaikan kami pada Ramadan dan berkahilah kami di dalamnya."

Mari jadikan Ramadan kali ini lebih bermakna!

twitter