
Baitullah.co.id – Sesuai dengan firman Allah pada Q.S Ibrahim : 7
yang maknanya “Seungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (Nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (Nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras. ”
Apakah kamu selalu bersykur atas apa yang kamu miliki saat ini?
Mensyukuri nikmat pemberian-Nya adalah salah satu tanda kita mengingat Allah SWT atas kebesarannya sehingga kami diberikan nikmat yang tidak bisa kami dapatkan jika bukan karena-Nya. Dan merupakan salah satu bagian dari tanda keimanan seseorang kepada Allah SWT.
Bahkan Nabi Muhammad SAW selalu bersyukur dan meyakini karunia yang diberikan Allah SWT kepadanya. Kita sebagai umat muslim harus selalu bersyukur dan meyakini juga seperti yang dilakukan oleh Rasulullah SAW.
Berikut 5 Cara Bersyukur Menurut Islam, agar keimanan kita bertambah
1. Senantiasa Berdzikir dan Mengingat Allah SWT
Cara yang pertama adalah senantiasa berdzikir dan mengingat Allah SWT. Berdzikir dan mengingat Allah SWT bukan pada saat melaksanakan shalat saja, tetapi bisa dilakukan kapan dan dimanapun kita berada. Berdzikir didalam hati bisa kita lakukan setiap saat, agar segala sesuatu yang kita kerjakan selalu dalam lindungan-Nya dan diberikan kemudahan oleh-Nya.
Dengan mengucap Bismillah sebelum memulai sesuatu dan mengucap Alhamdulillah, berarti kita memuji Allah SWT atas rasa syukurnya.
“Seorang mukmin itu sungguh menakjubkan, karena setiap perkaranya itu baik. Namun tidak akan terjadi demikian kecuali pada seorang mu’min sejati. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar, dan itu baik baginya.” [HR. Muslim no.7692].
2. Menjadi Pribadi yang Bertakwa Kepada Allah SWT
Tanpa adanya iman dan taqwa manusia, maka tidak akan bisa kita menjalankan kehidupan dengan Ridho dan petunjuk Allah SWT. Berarti, kita menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Salah satu tanda bertakwa kepada Allah SWT adalah dengan cara mendirikan Shalat. Sudah dijelaskan sesuai dengan firman Allah SWT dalam Q.S Al-Ankabut : 45
"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
3. Memuji Allah SWT
Ketika rasa Syukur terucap dari lisan kita, keluarlah kata-kata indah dan pujian-pujian kepada Allah SWT. Kita bisa membaca tasbih, takbir dan tahmid seperti yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dimanapun dan kapanpun bacaan ini tidak bisa dipisahkan dari rasa Syukur. Rasulullah SAW bersabda:
"Dua kalimat yang ringan diucapkan lidah, berat dalam timbangan, dan disukai (oleh) Allah Yang Maha Pengasih, yaitu kalimat “Subhanallah Wa Bihamdihi Subhanallahil’Adzim”. (HR Bukhari dan Muslim)
Baca Juga : Catat! 9 Amalan Sunnah Umroh Sesuai Anjuran Rasulullah