
8. Melakukan Sa’i Sebanyak 7 Kali
Sa’i dimulai dari Bukit Shafa dan berakhir di Bukit Marwah sebanyak 7 kali putaran. Usahakan ketika berada di atas Bukit Shafa kemudian menghadap ke arah Ka’bah lalu membaca doa yang berbunyi:
“Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, walillaahil hamdu, AllaahuAkbar, ‘alaamaa hadaanaa walhamdulillahi ‘alamaa aulaana, Laa ilaaha illaallahu wahdahu la syarika lahu, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu biyadihil khaiiru wahuwa ‘alaa kulli syai inqadiir. Laa ilaaha illallahu wahdahu lasyarika lah, anjaza wa’dahu wanasara ‘abdahu wahazamal ahzaaba wahdah, laa ilaha illallahu walana’ budu illaa iyyaahu mukhilisiina lahuddiina walau karihal kaafiruun.”
9. Bertahallul sampai Selesai
Tata cara umroh yang paling terakhir adalah bertahallul. Setelah melakukan beberapa rangkaian ibadah, jamaah bertahallul atau memotong rambut di Bukit Marwah. Untuk laki-laki lebih baik mencukur rambut sampai habis lalu perempuan memotong rambut minimal 3 helai.
Itulah urutan dan tata cara umroh yang sesuai dengan sunnah dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Berkunjung ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah umroh memang merupakan impian setiap Muslim.
Namun, jangan sampai ibadah umrohmu menjadi tidak diterima atau tidak sah karena tidak mengikuti tata cara umroh dengan baik. Maka dari itu, sebaiknya mempelajari dan memahami dulu bagaimana tata cara, urutan, dan syarat umroh yang sesuai sunnah.
Artikel Terkait