Cerita Baitullah Kumpulan artikel-artikel islami untuk kamu baca dan menambah wawasan dalam mengenal islam.

Kisah Pendeta yang Memeluk Islam Setelah Membaca Kitab Taurat tentang Nabi Muhammad

Kisah Pendeta yang Memeluk Islam Setelah Membaca Kitab Taurat tentang Nabi Muhammad
Salman pergilah engkau kerumah Fatimah dan berkata kepadanya, kirimkan kepadaku jubah Baginda Rasulullah SAW.” Salman kemudian mengetuk pintu rumah Fatimah, dia berkata, “Wahai pintu perhiasan para Nabi,” Ketika itu Hasan dan Husain sedang menangis.

Fatimah Az-Zahra bertanya, “Siapa yang mengetuk pintunya anak yatim?” “Aku Salman.” Dia lalu menceritakan sesuai perkataan Ali. Usai mendengar cerita Salam, Fatimah menangis lalu berkata, “Siapakah yang akan memakau jubah Ayahku?”

Salman lalu menceritakan tentang Pendeta Yahudi itu kepda Fatimah, akhirnya Fatimah Az-Zahra mengeluarkan jubah baginda Rasulullah SAW yang telah dijahit sebanyak 7 (tujuh) tempat yang kain tipis. Salman lalu mengambil jubah itu dan menciumnya, para sahabat lalu mengikutinya. 

Pendeta itu kemudian mengyambil serta menciumnya, ia berkata ‘Betapa harumnya jubah ini.” ia terus menciunya seraya berkata, “Teryata benar Dialah utusan Allah, beginilah bau harum Nabi Muhammad seperti yang disampaikan dalam Kitab Taurat.” Ketika jubah itu dihampar.

Ia melihat ada tujuh jahitan padanya, ternyata jumlah itu sesuai dengan keterangan dalam Kitab Taurat, akhirnya pendeta itu menyakini kebesaran Nabi Muhammad dan mengakui bahwa Dialah utusan Allah. Pendeta itu akhirnya mantap ingin masuk Islam, dia berkata kepada Ali, “Wahai Ali, bagaimana cara agar aku bisa masuk Islam?”

Ali menjawab, “Katakanlah Asyhadu an laa ilaha illallah, wa asyhadu anna muhammadar Rasulullah.”

Pendeta itu mengikuti ucapan Ali, diapun akhirnya menjadi seorang Muslim. “Wahai Ali, aku ingin berziarah ke makam Rasulullah SAW.” Ujarnya

Ali bin Abi Thalib lalu menyuruh Salman mengantarkannya ke makam Rasulullah SAW sesampainya di makam, Pendeta itu mengangkat kedua tangannya seraya berkata, “Ya Allah, aku ingin bertemu Nabi Muhammad, tetapi kini sudah terlambat, aku ingin agar Engkau mempertemukanku dengan Beliau di alam Baezakh, oleh karena itu, mohon wafatkanlah aku Ya Allah.”

Pendeta itu tiba-tiba terjatuh dan wafat dalam keadaan Khusnul Katimah. Sebelumnya, ia mendapat hidayah dari Allah SAW, berkat membaca penjelasan tentang baginda Rasulullah SAW yang tertulis di dalam Kitab Taurat.

Baca Juga: Kematian Paling Sadis dalam Islam, Kisah Wafatnya Sayyidina Ali sampai Malaikat Jibril Teriak

Share: