Begini Cara Beriman kepada Kitab-Kitab Allah yang Turun Sebelum Al-Qur'an
- byNaswa
- 29 November 2024
BAITULLAH.CO.ID - Iman kepada kitab Allah adalah rukun iman ketiga yang wajib diyakini oleh setiap muslim. Meyakini kitab-kitab Allah SWT Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur’an adalah fondasi keimanan yang membimbing umat Islam menuju kebenaran. Bagaimana cara memahami dan mengimani kitab-kitab tersebut dengan benar? Simak penjelasannya berikut ini!
Baca Juga: Hadist ini Menjelaskan Larangan Meminta Jabatan dan Kepemimpinan dalam Islam
Pengertian Iman kepada Kitab Allah
Iman kepada kitab Allah berarti meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT menurunkan kitab-kitab-Nya kepada para nabi dan rasul untuk menjadi pedoman hidup manusia. Ada empat kitab Allah yang wajib diimani, yaitu:
- Taurat kepada Nabi Musa AS.
- Zabur kepada Nabi Daud AS.
- Injil kepada Nabi Isa AS.
- Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalil tentang Iman kepada Kitab Allah
Al-Qur’an menegaskan pentingnya beriman kepada kitab-kitab Allah dalam beberapa ayat berikut:
1. QS. Al-Baqarah: 285Artinya: “Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Mereka semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya...”
2. QS. An-Nisa: 136Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah, Rasul-Nya, kitab yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya...”*
Kitab-kitab Allah dan Dalilnya
1. Taurat
Taurat adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Musa AS sebagai pedoman hidup bagi Bani Israil. Dalil tentang Taurat terdapat dalam:
- Al-Maidah: 44, Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat, di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya...”
- Al-Isra: 2, Artinya: “Kami memberikan Kitab (Taurat) kepada Musa dan menjadikannya petunjuk bagi Bani Israil...”
2. Zabur
Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS. Kitab ini berisi pujian, doa, dan hikmah. Dalil tentang Zabur:
- Al-Isra: 55, Artinya: “...dan Kami anugerahkan Zabur kepada Daud.”
- Al-Anbiya: 105, Artinya: “Dan sungguh, telah Kami tuliskan dalam Zabur setelah (tertulis) dalam Lauh Mahfuzh bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh.”
3. Injil
Injil diwahyukan kepada Nabi Isa AS sebagai pelengkap dan penerus Taurat. Dalil tentang Injil:
- Al-Maidah: 46, Artinya: “Dan Kami telah memberikan Kitab Injil kepada Isa putra Maryam, yang di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya...”
- Ali Imran: 50, Artinya: “Dan (aku datang kepadamu) untuk membenarkan Taurat yang datang sebelumku...”*
4. Al-Qur’an
Al-Qur’an adalah kitab terakhir yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup seluruh umat manusia hingga akhir zaman. Dalil tentang Al-Qur’an:
- Al-Baqarah: 2, Artinya: “Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.”
- Ali Imran: 3, Artinya: “Dia menurunkan Kitab (Al-Qur’an) dengan kebenaran, membenarkan kitab-kitab sebelumnya...”
Hikmah Beriman kepada Kitab Allah
Beriman kepada kitab Allah membawa berbagai hikmah yang berharga, antara lain:
- Memberikan petunjuk kepada manusia untuk membedakan yang benar dan salah.
- Menjadi pedoman hidup agar manusia tidak tersesat.
- Menunjukkan kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya melalui wahyu-Nya.
- Mengajarkan umat manusia untuk mengambil pelajaran dari sejarah umat terdahulu.
Cara Beriman kepada Kitab Allah
1. Cara Beriman kepada Taurat, Zabur, dan Injil- Meyakini bahwa kitab-kitab tersebut adalah wahyu dari Allah SWT.
- Mempercayai keasliannya pada saat diturunkan.
- Memahami bahwa kitab-kitab ini diubah oleh manusia sehingga tidak murni lagi.
2. Cara Beriman kepada Al-Qur’an
- Meyakini bahwa Al-Qur’an adalah wahyu Allah SWT yang benar dan sempurna.
- Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam segala aspek.
- Membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Ingin Berangkat Haji? Ini 6 Syarat Utama dan Cara Pendaftarannya!
Beriman kepada kitab Allah adalah bukti keimanan seorang muslim kepada wahyu Allah SWT. Setiap kitab yang diturunkan memiliki peran penting dalam perjalanan umat manusia, dan Al-Qur’an hadir sebagai penyempurna sekaligus pedoman akhir bagi kehidupan umat Islam. Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai panduan hidup dan terus mengamalkan ajarannya!








