Khazanah
Kenapa Sih Jari Telunjuk Diangkat Saat Tahiyat? Ini Penjelasannya!
- byNaswa
- 19 November 2024
Kenapa Sih Jari Telunjuk Diangkat Saat Tahiyat? Ini Penjelasannya!
BAITULLAH.CO.ID – Pernah nggak sih kamu kepikiran, kenapa jari telunjuk kanan diangkat pas tahiyat waktu salat? Ternyata, gerakan ini bukan cuma sekadar tradisi, tapi punya makna mendalam tentang tauhid dan keimanan kita kepada Allah SWT.
Baca Juga: Kloter Pertama Haji 2025 Mulai Berangkat 2 Mei
Baca Juga: Kloter Pertama Haji 2025 Mulai Berangkat 2 Mei
Saat tahiyat, kita mengangkat jari telunjuk kanan sambil mengucapkan kalimat "illallah" (إِلَّا اللهُ). Ini melambangkan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang pantas disembah. Dengan gerakan ini, kita menyelaraskan hati, ucapan, dan tindakan untuk menegaskan keimanan kita.
Menurut ulama, jari telunjuk juga punya hubungan simbolis dengan urat yang terhubung ke jantung. Artinya, mengangkat jari telunjuk saat tahiyat bisa membantu kita menghadirkan hati agar lebih khusyuk.
Kapan Telunjuk Diangkat?
1. Tahiyat Awal
Jari telunjuk diangkat mulai dari kalimat "illallah" dalam bacaan tahiyat:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
"Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah."
Setelah itu, jari diturunkan ketika bangkit untuk rakaat ketiga.
2. Tahiyat Akhir
Sama seperti tahiyat awal, jari telunjuk diangkat pada kalimat "illallah" dan tetap diangkat sampai selesai salam.
- Tahiyat Awal:
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ
Artinya: "Segala penghormatan, keberkahan, salawat, dan kebaikan hanya milik Allah. Semoga salam, rahmat Allah, dan berkah-Nya tercurah kepadamu, wahai Nabi. Salam sejahtera juga bagi kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah."
- Tahiyat Akhir:
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Artinya: "Segala penghormatan, keberkahan, salawat, dan kebaikan hanya milik Allah. Semoga salam, rahmat Allah, dan berkah-Nya tercurah kepadamu, wahai Nabi. Salam sejahtera juga bagi kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."
Baca Juga: Wah, Khatib Nggak Sesuai Syarat Khutbah! Haruskah Shalat Jumat Diulang?
Baca Juga: Wah, Khatib Nggak Sesuai Syarat Khutbah! Haruskah Shalat Jumat Diulang?
Mengangkat jari telunjuk adalah isyarat tauhid, simbol dari keyakinan bahwa Allah Maha Esa. Gerakan ini mengingatkan kita untuk senantiasa memusatkan hati, ucapan, dan tindakan kepada Allah. Jadi, selain sebagai sunnah, mengangkat jari telunjuk juga menjadi penguat makna dalam ibadah salat kita.
Semoga dengan memahami maknanya, salat kita makin khusyuk dan penuh makna, ya!
twitter
Artikel Terkait








