Baca Juga: Keutamaan Doa di Hari Jumat, Waktu Mustajab Setelah Ashar
Berdasarkan buku The Power of Jalur Langit oleh Kawanita dan Isnura Afgandi, serta Saat Jalur Langit Diusahakan Allah Mudahkan Segalanya karya Salwa Shalihah, berikut adalah 7 amalan utama yang dapat membuka pintu langit:
1. Sholat Tahajud
Sholat Tahajud memiliki keutamaan luar biasa, termasuk mengangkat derajat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebagaimana dalam QS Al-Isra: 79, Allah berfirman:
"Pada sebagian malam, lakukanlah salat Tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."
2. Sedekah Subuh
Sedekah subuh menjadi salah satu cara melipatgandakan pahala. Allah SWT berfirman dalam QS Al-Hadid: 18:
"Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan, dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahala) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang mulia."
3. Sholat Witir
Dilakukan di malam hari, sholat Witir menjadi pelengkap ibadah malam yang disaksikan oleh Allah SWT. Keutamaannya disampaikan dalam hadis:
"Barang siapa yakin bisa bangun di akhir malam, maka witirlah di akhir malam, karena sholat di waktu tersebut disaksikan dan itu lebih utama." (HR Muslim).
4. Membaca Surat Al-Insyirah dan Ad-Dhuha
Surat ini menjadi penenang hati saat menghadapi kesulitan dan dipercaya dapat membuka pintu rezeki bagi pembacanya.
5. Sholat Rawatib
Melaksanakan sholat sunnah rawatib sebelum dan sesudah sholat wajib dapat mendekatkan seorang hamba kepada Allah dan menghindarkan dari siksa neraka. Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa menjaga empat rakaat sebelum dzuhur dan empat rakaat sesudahnya, maka Allah mengharamkannya dari api neraka." (HR At-Tirmidzi).
6. Sholat Dhuha
Sholat dhuha dikenal sebagai amalan yang membuka pintu rezeki. Rasulullah SAW menyebut sholat dhuha sebagai bentuk sedekah bagi setiap persendian tubuh.
7. Dzikir Pagi dan Petang
Membaca dzikir pagi dan petang, seperti Al-Ma’tsurat, melindungi diri dari gangguan manusia dan jin. Ibnu Qayyim menyebut dzikir ini sebagai pelindung yang kuat, ibarat baju besi dari segala bahaya.

.jpg)

.jpg)




