Tips
Berikut 5 Adab Berbicara Wanita Muslimah dalam Islam, No 2 Masih Sering Dilakukan
- byNaswa
- 19 Desember 2024
Berikut 5 Adab Berbicara Wanita Muslimah dalam Islam, No 2 Masih Sering Dilakukan
BAITULLAH.CO.ID – Sebagai seorang muslimah, menjaga adab berbicara merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Islam telah menetapkan aturan dan pedoman agar seorang muslimah dapat berbicara dengan baik, santun, dan penuh hikmah. Dengan menjaga adab berbicara, seorang wanita muslimah dapat mencerminkan akhlak mulia yang sesuai dengan ajaran Islam.
Baca Juga: Doa Agar Allah Menutupi Aib Kita: Lengkap dengan Arab, Latin, dan Terjemahan
Baca Juga: Doa Agar Allah Menutupi Aib Kita: Lengkap dengan Arab, Latin, dan Terjemahan
Adab Berbicara dalam Islam
1. Berbicara yang Bermanfaat
Seorang muslimah hendaknya berbicara hanya untuk hal-hal yang bermanfaat dan penting. Hindari berbicara terlalu banyak atau menghabiskan waktu untuk percakapan yang tidak berfaedah. Allah SWT berfirman:
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
“Má yalfizu min qawlin illa ladayhi raqíbun ‘atíd."
Artinya: "Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap mencatat." (QS. Qaf: 18)
2. Tidak Ghibah (Bergunjing)
Ghibah atau membicarakan keburukan orang lain adalah dosa besar yang harus dihindari. Rasulullah SAW bersabda: “Ghibah adalah engkau menceritakan saudaramu tentang sesuatu yang ia benci.” (HR. Muslim)
Sebagai muslimah, penting untuk menjauhi teman-teman yang sering mengajak bergunjing agar terhindar dari dosa ini.
3. Tidak Berdusta
Berdusta adalah salah satu tanda orang munafik. Rasulullah SAW bersabda: “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga: apabila berkata, ia berdusta; apabila berjanji, ia mengingkari; dan apabila dipercaya, ia berkhianat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Muslimah yang menjauhi dusta, baik dalam hal kecil maupun besar, akan mendapat keberkahan hidup dan jaminan rumah di surga, sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW.
4. Tidak Mencela atau Berkata Kasar
Islam melarang seorang muslim mencela, melaknat, atau berkata kasar. Dalam hadits riwayat Tirmidzi disebutkan: “Seorang mukmin tidak suka mencela, tidak melaknat, dan tidak berkata keji atau kasar.”
Selain itu, Allah SWT berfirman:
وَلَا نِسَاءٌ مِّن نِّسَاءٍ عَسَىٰ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ
"Wala nisa’un min nisa’in ‘asa an yakunna khayran minhunna."
Artinya: "Dan janganlah perempuan-perempuan merendahkan perempuan lainnya. Bisa jadi, perempuan yang direndahkan itu lebih baik daripada mereka yang merendahkan." (QS. Al-Hujurat: 11)
5. Berkata Baik atau Diam
Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Bila tidak ada hal baik yang bisa disampaikan, lebih baik seorang muslimah memilih untuk diam agar terhindar dari dosa lisan.
Menjaga Akhlak Mulia Sebagai Muslimah
Menjaga akhlak mulia melalui adab berbicara adalah ciri seorang muslimah yang shalihah. Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin menjelaskan bahwa akhlak yang baik adalah aset utama bagi seorang muslimah, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun berkeluarga.
Berikut beberapa poin penting dari nasihat Imam Al-Ghazali:
1. Shalihah (Taat Beragama)
Wanita yang shalihah akan menjaga dirinya, keluarganya, dan mendekatkan pasangannya kepada Allah.
2. Baik Akhlaknya
Akhlak yang baik akan menciptakan suasana rumah tangga yang penuh keberkahan.
3. Tidak Berdusta dan Berkata Buruk
Dalam Ihya’ Ulumuddin, Imam Al-Ghazali menyebutkan bahwa perilaku buruk seorang wanita bisa menyebabkan keretakan dalam keluarga. Sebaliknya, wanita yang menjaga lisannya akan menjadi pelipur lara bagi keluarganya.
Baca Juga: Sabar dan Ikhtiar, Tips Aman Menghindari Macet di Hari Libur
Baca Juga: Sabar dan Ikhtiar, Tips Aman Menghindari Macet di Hari Libur
Adab berbicara wanita muslimah adalah bagian penting dari ajaran Islam yang mencerminkan keimanan dan akhlak mulia. Dengan berbicara baik, menghindari dusta, ghibah, dan mencela, seorang muslimah dapat menjaga kehormatan dirinya sekaligus menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya. Mari kita amalkan adab ini dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi pribadi yang lebih baik di mata Allah dan sesama manusia.
twitter








