Tak Perlu Mendaki, Ziarah ke Gua Hira Kini Bisa dengan Kereta Gantung
- byNaswa
- 15 Oktober 2025
BAITULLAH.CO.ID - Pemerintah Arab Saudi sedang mengerjakan proyek pembangunan kereta gantung (cable car) menuju Gua Hira di Jabal Al-Nur, Makkah. Gua ini dikenal sebagai tempat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Allah SWT melalui malaikat Jibril, sehingga menjadi salah satu lokasi ziarah paling bersejarah bagi umat Islam.
Proyek ini merupakan bagian dari Hira Cultural District Development Project, yang dikelola langsung oleh otoritas Saudi di bawah visi Saudi Vision 2030. Pihak pengelola menegaskan bahwa pembangunan ini tidak hanya berfokus pada pariwisata, tetapi juga menjadi langkah nyata menghadirkan kesetaraan dalam beribadah bagi seluruh jemaah termasuk lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga yang membawa anak kecil.
Baca Juga: Arab Saudi Ubah Sampah Jadi Listrik dan Air Bersih untuk Jemaah Haji & Umroh
Kereta gantung akan melintasi lereng Jabal Al-Nur, gunung setinggi lebih dari 600 meter yang menjadi jalur utama menuju Gua Hira. Beberapa stasiun pemberhentian akan dibangun di titik-titik strategis untuk meminimalkan dampak lingkungan dan menjaga keaslian situs bersejarah tersebut.
Proyek ambisius ini dijadwalkan selesai dan mulai beroperasi pada tahun 2025. Pembangunan dilakukan secara bertahap, beriringan dengan pengembangan fasilitas lain di kawasan Hira Cultural District yang juga mencakup tiga museum baru dan pengembangan Mount Thawr Cultural District di sekitar Jabal Omar.
Tujuan Kereta Gantung Dibangun
Selama ini, perjalanan menuju Gua Hira membutuhkan pendakian sekitar tiga jam melewati jalur terjal bebatuan. Bagi sebagian jemaah, terutama yang berusia lanjut atau memiliki keterbatasan fisik, hal ini menjadi tantangan berat. Karena itu, pemerintah Saudi menghadirkan alternatif transportasi modern agar setiap muslim dapat merasakan pengalaman spiritual di Gua Hira tanpa hambatan fisik, namun tetap mempertahankan nilai kesakralan tempat tersebut. Meskipun begitu, jalur pendakian tetap dibuka bagi peziarah yang ingin mendaki sehingga tradisi tetap terjaga.
Teknologi Kereta Gantung
Desain kereta gantung Jabal Al-Nur dibuat futuristik dan ramah lingkungan. Setiap gondola akan dilengkapi sistem keselamatan mutakhir dan pendingin udara, memberikan kenyamanan bagi para penumpang. Material konstruksi pun dipilih secara khusus agar menyatu dengan warna dan tekstur bebatuan gunung, menjaga keharmonisan antara inovasi dan nilai sejarah.
Selain itu, proyek ini melanjutkan jejak berbagai inovasi transportasi canggih di Tanah Suci termasuk taksi udara tanpa awak (self-driving air taxi) yang telah diuji coba pada musim haji 2024 lalu. Dengan adanya proyek ini, perjalanan menuju Gua Hira kini lebih mudah diakses oleh semua kalangan, tanpa mengurangi kekhusyukan dan nilai religiusnya.
Seperti yang diungkapkan salah satu pejabat Hira Cultural District, proyek ini merupakan “perpaduan antara inovasi dan penghormatan terhadap tradisi” memastikan bahwa pengalaman menuju Gua Hira akan tetap menjadi perjalanan rohani yang berharga, baik di masa kini maupun di masa depan.








