Hierarki Kopi Saat Umrah: Panduan Kedai Kopi Terbaik di Tanah Suci
- byHilda Fatonah
- 08 Juli 2026
Bagi sebagian besar jemaah asal Indonesia, ibadah umrah ke Tanah Suci kini tidak hanya soal beribadah secara spiritual, tetapi juga tentang mencicipi kultur lokal. Salah satu kultur yang sedang menjamur hebat di Arab Saudi adalah hype specialty coffee.
Kini, setelah menyelesaikan tawaf atau sebelum iktikaf di masjid, berburu es kopi susu atau caffe latte di sekitar Makkah dan Madinah sudah menjadi ritual tersendiri bagi para coffee enthusiast.
Biar ibadah jalan dan kafein tetap terpenuhi dengan nikmat, yuk simak Hierarki Kopi Saat Umrah yang wajib masuk ke dalam bucket list Anda!
Puncak Hierarki: Sang Jawara yang Bikin 'Afdol'
1. Brew 92
Berada di kasta tertinggi piramida, Brew 92 adalah coffee shop yang memegang status legendaris di kalangan jemaah umrah.
-
Vibe: Tempatnya selalu ramai (ter-RAMAI) oleh jemaah maupun warga lokal.
-
Kata Mereka: Ada jargon tidak tertulis di antara para jemaah: "Kalau belum beli ini, rasanya umrah belum afdol!". Menu signature iced coffee mereka memiliki keseimbangan rasa kopi yang kuat dan creamy yang pas, menjadikannya penutup ibadah yang sempurna.
Tingkat Dua: Favoritnya Para Coffee Enthusiast
Satu tingkat di bawah puncak, ada dua nama besar yang menjadi incaran utama mereka yang paham betul soal rasa kopi berkualitas.
2. Barns
Siapa yang tidak tahu Barns? Gerai kopi lokal Arab Saudi ini sangat mudah ditemukan, bahkan sering kali berbentuk drive-thru atau kios kecil di pinggir jalan dekat hotel jemaah. Barns menyajikan kopi konsisten dengan harga yang relatif terjangkau.
3. ½ M (Half Million)
Menjadi salah satu coffee shop modern paling estetis dan populer di Saudi. ½ M menawarkan racikan kopi yang ramah di lidah jemaah Indonesia. Gelasnya yang khas sering kali dipotret untuk melengkapi memori perjalanan umrah di media sosial.
Tingkat Tiga: Kategori Hidden Gem Berkualitas
Jika Anda ingin menghindari antrean panjang Brew 92 atau Barns, tiga kedai kopi di tingkat ini adalah alternatif hidden gem dengan rasa yang tidak kalah saing:
-
Ratio: Terkenal dengan akurasi rasa dan racikan espresso-based yang mantap.
-
Kiffa: Kedai kopi dengan desain visual cup yang cerah, menyajikan kopi dengan cita rasa yang halus (smooth).
-
Camel Step: Salah satu pionir roastery (pemanggang kopi) lokal terkemuka di Arab Saudi. Jika Anda mencari single origin atau kopi filter (manual brew) dengan standar tinggi, di sinilah tempatnya.
Tingkat Dasar: Eksplorasi Kafein yang Solid
Berada di dasar piramida bukan berarti kualitasnya buruk. Keempat brand ini adalah pilihan solid yang sangat layak dicoba untuk menemani waktu santai Anda setelah seharian beribadah:
-
Row
-
Coffeematics
-
95 Celcius
-
80 Oz
Keempatnya menawarkan variasi menu modern, mulai dari spanish latte yang manis hingga cold brew yang menyegarkan untuk melawan cuaca terik di Tanah Suci.
Tips Berburu Kopi Saat Umrah:
-
Gunakan Aplikasi Navigasi: Beberapa kedai kopi di atas, seperti Camel Step atau Brew 92, mungkin memerlukan sedikit jalan kaki atau naik taksi dari area pelataran masjid. Gunakan Google Maps untuk menemukannya.
-
Perhatikan Waktu Shalat: Toko-toko di Arab Saudi biasanya tutup sementara saat azan berkumandang dan buka kembali sekitar 15–30 menit setelah shalat berjamaah selesai.
-
Coba Menu "Saudi Latte" atau "Spanish Latte": Jika Anda menyukai kopi susu yang manis dan legit, menu ini adalah pilihan paling aman dan paling populer di sana.
Jadi, sudah siap berburu kafein di sela-sela ibadah? Coffee shop mana yang paling ingin Anda kunjungi pertama kali saat mendarat di Tanah Suci nanti?


.jpg)




