.jpg)
Doa Tolak Bala, Begini Tradisi dan Makna di Hari Rebo Wekasan
BAITULLAH.CO.ID – Rebo Wekasan, atau sering juga disebut Rabu
Pungkasan, adalah hari Rabu terakhir di bulan Safar dalam kalender Hijriyah. Hari ini diyakini oleh sebagian umat Islam sebagai hari yang penuh dengan berbagai musibah dan bencana. Untuk menangkal musibah tersebut, umat Islam di beberapa daerah melakukan amalan khusus yang dikenal dengan Doa Tolak Bala. Artikel ini akan mengulas lebih dalam tentang Doa Tolak Bala, latar belakang, dan makna dari tradisi ini.
Baca Juga: Surat An-Nahl Ayat 15, Penjelasan di Balik Penciptaan Gunung
Pungkasan, adalah hari Rabu terakhir di bulan Safar dalam kalender Hijriyah. Hari ini diyakini oleh sebagian umat Islam sebagai hari yang penuh dengan berbagai musibah dan bencana. Untuk menangkal musibah tersebut, umat Islam di beberapa daerah melakukan amalan khusus yang dikenal dengan Doa Tolak Bala. Artikel ini akan mengulas lebih dalam tentang Doa Tolak Bala, latar belakang, dan makna dari tradisi ini.
Baca Juga: Surat An-Nahl Ayat 15, Penjelasan di Balik Penciptaan Gunung
Asal Usul dan Latar Belakang Rebo Wekasan
Rebo Wekasan berasal dari kepercayaan tradisional yang menyatakan bahwa pada hari Rabu terakhir di bulan Safar, Allah SWT menurunkan banyak musibah dan bencana ke dunia. Meskipun tidak semua umat Islam mempercayai atau merayakan hari ini, namun tradisi ini telah menjadi bagian dari budaya Islam di beberapa daerah, khususnya di Indonesia, Malaysia, dan sebagian wilayah Timur Tengah.
Amalan dan Tradisi Doa Tolak Bala
Pada hari Rebo Wekasan, umat Islam biasanya mengadakan berbagai macam amalan untuk memohon perlindungan Allah SWT dari segala bentuk bala dan musibah. Beberapa amalan yang biasa dilakukan antara lain:
- Shalat Sunnah, Beberapa orang melaksanakan shalat sunnah khusus pada malam atau siang hari Rebo Wekasan sebagai bentuk permohonan perlindungan.
- Pembacaan Doa Tolak Bala, Doa ini dibaca dengan harapan agar Allah SWT menjauhkan mereka dari segala macam bencana dan kesulitan.
- Sedekah, Banyak juga yang memberikan sedekah pada hari ini dengan niat tolak bala, karena sedekah diyakini bisa menghapus dosa dan menghindarkan dari musibah.
- Membaca Surat Yasin, Membaca Surat Yasin tiga kali, masing-masing dengan niat berbeda: untuk keselamatan, tolak bala, dan memohon keberkahan.
Berikut adalah salah satu contoh Doa Tolak Bala yang sering dibaca pada hari Rebo Wekasan:
"All?humma inn? nas'aluka rid?ka wal-jannah, wa na'?dzubika min sakhatika wann?r, wa na'?dzubika min kulli d?'in, wa bala'in, wa fitnatin, wa syarril-asy?'. All?humma bika nadfa'u m? na?nu f?hi minan-n?'imi wal-bala'."
Artinya: "Ya Allah, kami memohon kepada-Mu keridhaan-Mu dan surga, dan kami berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan neraka, serta kami berlindung kepada-Mu dari segala penyakit, bencana, fitnah, dan kejahatan segala sesuatu. Ya Allah, dengan kuasa-Mu kami menghindarkan diri dari apa yang kami hadapi, baik dari nikmat maupun bencana."
twitter
Artikel Terkait