BAITULLAH.CO.ID – Bagi calon jamaah yang baru pertama kali berangkat ke tanah suci, salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, apa bedanya umroh 9 hari atau 12 hari? Pilihan durasi ini tidak sekadar soal lama perjalanan, tapi juga menyangkut kenyamanan fisik, kesiapan mental, tujuan spiritual, hingga biaya yang dimiliki.
Saat mendaftar paket umroh, pihak travel biasanya menawarkan berbagai pilihan, mulai dari 9 hari, 12 hari, bahkan ada yang lebih panjang. Lalu, apa bedanya dan bagaimana cara menentukan paket mana yang lebih cocok umroh pertama kali?
Baca Juga: Mengapa Umroh Pertama Lebih Tepat di Bulan September–Desember? Ini Alasannya
Mengapa Durasi Umroh Bisa Berbeda-beda?
Perbedaan lama perjalanan umroh dipengaruhi oleh beberapa hal:
1. Rukun dan Wajib Umroh
Secara teknis, ibadah umroh dapat diselesaikan dalam waktu singkat karena hanya mencakup ihram, thawaf, sa’i, dan tahallul/taqsir. Namun, banyak jamaah yang memilih memperpanjang waktu agar bisa melaksanakan sunnah-sunnah tambahan, seperti thawaf sunnah atau memperbanyak shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
2. Sunnah dan Aktivitas Tambahan
Selain ibadah inti, jamaah biasanya ingin berziarah ke makam Rasulullah SAW, berdoa di tempat mustajab, atau mengikuti kajian di Masjid Nabawi. Aktivitas ini tentu membutuhkan waktu lebih panjang agar tidak terasa terburu-buru.
3. Paket Wisata Halal
Beberapa travel menambahkan agenda kunjungan ke kota lain di Arab Saudi, seperti Madinah, Jeddah, Thaif, hingga Al Ula yang kini populer. Ada pula paket kombinasi dengan negara lain, misalnya Turki, Dubai, bahkan Eropa. Semakin banyak destinasi tambahan, semakin panjang pula durasi perjalanan.
4. Waktu Istirahat dan Kegiatan Bebas
Setiap paket menyediakan porsi waktu bebas yang berbeda. Ada jamaah yang ingin punya waktu cukup untuk beristirahat, belanja oleh-oleh, atau sekadar menikmati suasana kota suci. Jika ini prioritasmu, paket lebih panjang biasanya lebih sesuai.
Berikut Perbandingan Paket Umroh 9 Hari vs 12 Hari
1. Umroh 9 Hari
- Fokus pada ibadah inti dan kegiatan wajib.
- Cocok untuk jamaah dengan waktu cuti terbatas.
- Biaya lebih ekonomis.
- Kurang fleksibel untuk ziarah dan wisata religi.
2. Umroh 12 Hari
- Lebih leluasa melaksanakan sunnah, ziarah, dan memperbanyak ibadah di masjid.
- Waktu istirahat lebih panjang sehingga tidak terlalu melelahkan.
- Memberi pengalaman spiritual sekaligus kesempatan menikmati suasana kota suci lebih mendalam.
- Biaya relatif lebih tinggi dibanding paket 9 hari.
Tips Memilih Durasi Umroh yang Tepat untuk Umroh Pertama
1. Tentukan tujuan perjalanan
Jika fokus utama hanya pada ibadah inti, paket 9 hari sudah cukup. Jika ingin menambah kegiatan sunnah dan wisata halal, pilih durasi lebih panjang.
2. Perhatikan kondisi fisik
Jamaah lansia atau yang memiliki keterbatasan kesehatan sebaiknya memilih paket dengan waktu istirahat cukup, biasanya 12 hari.
3. Sesuaikan dengan anggaran
Paket umroh berdurasi lebih lama tentu membutuhkan biaya tambahan. Pastikan sesuai kemampuan finansial mu.
4. Diskusikan dengan keluarga
Jika berangkat bersama keluarga, penting menetapkan tujuan agar perjalanan berjalan nyaman untuk semua pihak.
Tidak ada jawaban mutlak mana yang lebih baik, 9 atau 12 hari. Semua kembali pada niat, kondisi, dan kemampuan masing-masing jamaah. Yang terpenting, perjalanan umroh harus dijalani dengan persiapan matang agar bisa menjadi pengalaman spiritual yang berkesan.
Untuk membantu memilih paket sesuai kebutuhan, calon jamaah bisa berkonsultasi langsung dengan Ummi di website Baitullah.co.id. Kami menyediakan berbagai pilihan durasi, fasilitas, serta harga yang transparan agar perjalanan ibadahmu terasa lebih aman, nyaman, dan penuh keberkahan.








