Cerita Baitullah Kumpulan artikel-artikel islami untuk kamu baca dan menambah wawasan dalam mengenal islam.

Kisah Nabi Ismail As Membangun Kabah Bersama Nabi Ibrahim As

Kisah Nabi Ismail As Membangun Kabah Bersama Nabi Ibrahim As
Kemudian Ibrahim membuat garis, dan itulah yang disebut Bakkah, sedangkah apa yang ada di sekelilingnya adalah Makkah.”

Proses pencarian Hajar Aswad

Seperti kita ketahui bahwa pada salah satu bagian Ka’bah terdapat batu hitam bernama hajar aswad. Sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Katsir bahwa saat pembangunan Ka’bah hampir selesai, saat itu masih ada ruang kosong untuk menutupi temboknya.

Berkatalah Nabi Ibrahim pada anaknya, Ismail. Meminta ia untuk mencari sebuah batu agar ruang kosong itu bisa tertutupi. ‘Pergilah engkau mencari sebuah batu yang bagus untuk aku letakkan di salah satu sudut Ka’bah sebagai penanda bagi manusia.”

Ismail pun menuruti perintah ayahnya dan pergi menuju suau bukit ke bukit lainnya untuk mencari batu terbaik. Saat dalam pencariannya, Ismail bertemu dengan malaikat Jibril yang memberinya batu hitam (Hajar Aswad) yang paling bagus.

Dengan gembira, Ismail pun menerimanya dan segera memberikan batu tersebut pada sang ayah. Nabi Ibrahim pun ikut bergembira dan mencium batu itu berkali-kali.

Sedangkan dalam buku Ibnu Katsir disebutkan bahwa saat Nabi Ibrahim meminta Ismail untuk mencari batu tersebut, Ismail merasa Lelah dan ia pun mengeluh pada ayahnya. Hingga akhirnya Ibrahim berakat, “Biar aku saja yang mencari.”

Lalu ia pergi menemui malaikat Jibril yang membawakan batu hitam dari India yang sebelumnya batu itu berwarna putih bersih seperti permata. Nabi Adam lah yang membawa batu itu ketika ia turun dari surga. batu itu kemudian berubah warna menjadi hitam karena dosa-dosa manusia.

Nabi Ismail kemudian datang membawa sebuah batu, namun ia telah melihat batu tersebut di salah satu sisi Ka’bah.

Baca Juga : Kisah Nabi Ismail yang Hendak Disembelih oleh Nabi Ibrahim, Berubah Menjadi Seekor Kambing

Ismail berkata, ''Wahai ayahku, siapakah yang membawa batu ini.'' Ibrahim menjawab, ''Yang membawa adalah yang lebih giat darimu.'' Lalu keduanya melanjutkan pembangunan Ka'bah sambil berdoa, ''Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.'' (QS Al-Baqarah [2]: 127)

Share: