
4. Janji Rumah di Surga Bagi Orang Tua yang Kehilangan Anak
Bagi orang tua yang kehilangan anak, Allah menjanjikan rumah di surga sebagai pahala dari kesabaran mereka dalam menghadapi musibah tersebut.
Membaca Istirja' dalam Berbagai Keadaan
Para ulama mengajarkan bahwa ada dua waktu utama untuk mengucapkan istirja':
1. Saat Mengalami Musibah
Ketika kita sendiri mengalami musibah, baik berupa kehilangan, kecelakaan, atau bahkan hal-hal kecil seperti kerugian kecil, disunahkan untuk segera membaca istirja'.
2. Saat Mengetahui Orang Lain Tertimpa Musibah
Jika kita mendengar berita musibah yang menimpa orang lain, baik keluarga, teman, atau bahkan orang yang tidak dikenal, kita juga dianjurkan untuk mengucapkan istirja' sebagai bentuk simpati dan doa bagi mereka.
Baca Juga:Amalan Sedekah Subuh, Doa, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya. Sudahkah Kamu Melakukannya?
Doa Setelah Membaca Istirja’
Selain membaca istirja', Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Muslim untuk berdoa memohon kebaikan setelah musibah, seperti doa berikut ini:
اللهم أجرني في مُصِيبَتِي وَاخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا
Artinya: "Ya Allah, berilah aku pahala atas musibah yang menimpaku dan berikanlah pengganti yang lebih baik darinya." (HR Muslim)
Dengan kalimat istirja' dan doa ini, umat Muslim dapat memperkuat kesabaran dan keteguhan hati saat menghadapi cobaan, meyakini bahwa setiap ujian akan membawa kebaikan yang lebih besar di masa depan.