Cerita Baitullah Kumpulan artikel-artikel islami untuk kamu baca dan menambah wawasan dalam mengenal islam.

Jin, Setan, dan Iblis: Jangan Disamakan, Ini Perbedaannya!

Ilustrasi Jin, Setan dan Iblis, Foto-Baitullah.co.id

BAITULLAH.CO.ID - Banyak orang masih bingung membedakan antara jin, setan, dan iblis. Padahal, ketiganya sering disebut dalam Al-Qur'an dan punya peran penting dalam kehidupan manusia. Jika dibiarkan, ketidaktahuan ini bisa membuat kita lengah terhadap tipu daya mereka. Masalahnya, ketiga makhluk gaib ini sering tertukar karena sama-sama tidak kasat mata. Iblis dianggap setan, setan dianggap jin, dan sebaliknya. Padahal secara istilah, asal-usul, dan tugas mereka sangat berbeda.

Baca Juga: Kenapa Haji Hanya Wajib Sekali Seumur Hidup? Ini Penjelasan Lengkapnya dari Sisi Syariat dan Sejarah


Berikut perbedaan Jin, Setan dan Iblis yang belum banyak diketahui:


1. Jin

Jin adalah makhluk yang Allah ciptakan dari api. Dalam Al-Qur’an disebutkan:
“Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.” (QS Ar-Rahman: 15)

Sama seperti manusia, jin juga punya akal dan kehendak bebas. Mereka bisa beriman atau kafir, bisa taat atau durhaka. Allah bahkan mengutus Nabi Muhammad untuk berdakwah kepada mereka:

“Katakanlah (Muhammad): Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan (Al-Qur’an)...” (QS Al-Jin: 1)

Jin hidup di alam yang tak kasat mata. Mereka punya komunitas, bisa beranak-pinak, bahkan makan dan minum. Sebagian jin ada yang baik dan taat, tapi sebagian lagi ada yang sesat dan menyesatkan. Mereka juga akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat, sebagaimana manusia. Jadi, jangan langsung menganggap semua jin itu jahat ya.


2. Setan

Ternyata Setan itu bukan jenis makhluk, tapi sifat atau sebutan bagi siapa pun yang suka menyesatkan. Setan bisa dari golongan jin, bisa juga dari manusia. Allah berfirman:

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan dari jenis manusia dan jin...” (QS Al-An’am: 112)

Ciri khas setan? Suka menggoda, membisikkan kejahatan, dan menjauhkan manusia dari Allah. Dalam hadits, Rasulullah bersabda:

“Setan berlari dalam tubuh anak Adam sebagaimana aliran darah.” (HR Bukhari dan Muslim)

Setiap kita punya “qorin” atau pendamping dari golongan setan yang terus membisikkan keburukan. Tapi kabar baiknya, kita bisa melawannya dengan dzikir, doa, dan taqwa.


3. Iblis

Iblis adalah nama makhluk spesifik dari jenis jin. Namanya dulu adalah Azazil, dikenal sebagai makhluk yang rajin ibadah sebelum akhirnya membangkang perintah Allah. Ketika Allah menyuruh semua makhluk sujud kepada Adam, iblis menolak karena sombong.

“Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya.” (QS Al-Kahfi: 50)

Sejak itu, iblis jadi musuh utama manusia dan minta umur panjang sampai hari kiamat untuk menyesatkan anak cucu Adam. Allah mengabulkannya, tapi memperingatkan bahwa hanya hamba yang ikhlas yang akan selamat dari tipu dayanya. Iblis bukan malaikat. Dia dari api, sementara malaikat dari cahaya. Dan sejak saat itulah, iblis disebut sebagai pemimpin setan.


Dengan tahu bedanya, kita bisa lebih waspada dan nggak gampang tertipu. Lindungi diri dengan dzikir, ilmu, dan amal salih. Jangan kasih ruang buat mereka masuk!

Waallahu'alam

twitter